Waktu dan Cara Mengamalkan Al-Fatihah dan Al-Insyirah yang benar
Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang tentu memiliki harapan dan keinginan yang ingin diwujudkan. Ada yang berdoa agar dimudahkan dalam mencari rezeki, memiliki rumah, membeli tanah, mendapatkan kendaraan, menyelesaikan masalah keuangan, atau memperoleh kehidupan yang lebih berkecukupan. Salah satu bentuk ikhtiar yang dapat dilakukan seorang Muslim adalah memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur'an, serta memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Salah satu amalan yang dapat dilakukan sebagai ikhtiar adalah membaca Surah Al-Fatihah sebanyak 3 kali, kemudian membaca Surah Al-Insyirah atau Al-Isyrah (Alam Nasyrah) sebanyak 7 kali. Amalan ini dilakukan setelah melaksanakan sholat Tahajud. Tujuan utamanya adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon kemudahan dalam urusan, serta menyerahkan segala hasil kepada-Nya.
Waktu Mengamalkan Al-Fatihah dan Al-Insyirah
Waktu yang digunakan dalam amalan ini adalah setelah sholat Tahajud. Sholat Tahajud dikerjakan pada malam hari setelah seseorang tidur dan kemudian bangun untuk melaksanakan ibadah. Waktu malam merupakan waktu yang baik untuk memperbanyak doa dan bermunajat kepada Allah SWT.
Setelah selesai melaksanakan sholat Tahajud dan mengucapkan salam, tidak perlu terburu-buru meninggalkan tempat. Duduklah dengan tenang, kemudian berdoa kepada Allah SWT. Usahakan hati dalam keadaan tenang, ikhlas, dan penuh harap kepada Allah.
Amalan ini dapat dilakukan secara rutin sesuai kemampuan. Tidak perlu memaksakan diri apabila kondisi tubuh sedang lelah atau kurang sehat. Yang paling penting adalah menjaga keikhlasan dan memahami bahwa rezeki, kemudahan, serta terkabulnya doa sepenuhnya berada dalam kehendak Allah SWT.
Cara Mengamalkan Al-Fatihah 3x dan Al-Insyirah 7x
Berikut tata cara sederhana yang dapat dilakukan setelah sholat Tahajud:
- Bangun pada malam hari dan bersiap untuk melaksanakan sholat Tahajud. Pastikan dalam keadaan suci dan berwudhu.
- Melaksanakan sholat Tahajud sesuai dengan kemampuan. Sholat dapat dilakukan sekurang-kurangnya dua rakaat.
- Setelah selesai sholat dan mengucapkan salam, duduk dengan tenang dan menenangkan pikiran.
- Awali dengan memuji Allah SWT dan memperbanyak istighfar serta shalawat jika berkenan.
- Baca Surah Al-Fatihah sebanyak 3 kali. Bacalah dengan tartil, tidak tergesa-gesa, dan berusaha memahami maknanya.
- Setelah itu, baca Surah Al-Insyirah sebanyak 7 kali. Surah ini juga dikenal oleh sebagian masyarakat dengan sebutan Surah Alam Nasyrah atau Alam Nasroh.
- Setelah selesai membaca kedua surah tersebut, panjatkan doa kepada Allah SWT mengenai kebutuhan dan harapan yang sedang diusahakan.
- Serahkan hasilnya kepada Allah SWT dan lanjutkan dengan ikhtiar nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Makna Surah Al-Insyirah
Surah Al-Insyirah memiliki pesan yang sangat menenangkan bagi orang yang sedang menghadapi kesulitan. Salah satu pesan penting dalam surah ini adalah bahwa bersama kesulitan terdapat kemudahan. Pesan tersebut mengajarkan seorang Muslim agar tidak mudah berputus asa ketika menghadapi persoalan kehidupan.
Karena itu, membaca Surah Al-Insyirah hendaknya tidak hanya dilakukan sebagai rutinitas bacaan, tetapi juga disertai penghayatan terhadap kandungannya. Ketika sedang menghadapi masalah rezeki, pekerjaan, usaha, utang, keluarga, maupun berbagai persoalan lainnya, seorang Muslim dianjurkan untuk tetap berusaha dan tidak kehilangan harapan kepada Allah SWT.
Doa Setelah Membaca Al-Fatihah dan Al-Insyirah
Setelah selesai membaca Al-Fatihah 3 kali dan Al-Insyirah 7 kali, seseorang dapat menyampaikan doa menggunakan bahasa yang dipahami. Tidak harus menggunakan kalimat tertentu. Sampaikan kebutuhan dengan rendah hati dan penuh keyakinan bahwa Allah SWT Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya.
Misalnya, seseorang dapat memohon: “Ya Allah, mudahkanlah segala urusanku, lapangkanlah rezekiku, berikanlah keberkahan dalam hartaku, mudahkanlah aku mendapatkan rezeki yang halal dan baik, serta jauhkanlah aku dari kesulitan dan perkara yang tidak Engkau ridai.”
Jika memiliki keinginan untuk membeli tanah, rumah, kendaraan, atau memenuhi kebutuhan lainnya, sampaikan keinginan tersebut kepada Allah SWT. Namun, tetap tanamkan dalam hati bahwa Allah akan memberikan sesuatu sesuai dengan ilmu dan kehendak-Nya.
Jangan Meninggalkan Ikhtiar
Amalan membaca Al-Fatihah dan Al-Insyirah setelah Tahajud hendaknya tidak dipahami sebagai cara instan untuk mendapatkan kekayaan. Membaca Al-Qur'an adalah ibadah, sedangkan urusan rezeki tetap perlu diiringi dengan usaha yang halal dan sungguh-sungguh.
Jika menginginkan rezeki yang lebih luas, maka selain berdoa, lakukan juga usaha nyata. Bekerjalah dengan jujur, tingkatkan kemampuan, kelola keuangan dengan baik, hindari pemborosan, dan manfaatkan kesempatan yang halal. Dengan demikian, doa dan ikhtiar berjalan bersama.
Amalkan dengan Ikhlas dan Istiqamah
Hal terpenting dalam menjalankan amalan ini adalah keikhlasan. Jangan hanya membaca Al-Fatihah dan Al-Insyirah karena menginginkan hasil duniawi, tetapi jadikan kegiatan tersebut sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Lakukan setelah Tahajud dengan hati yang tenang. Bacalah Al-Fatihah 3 kali, kemudian Surah Al-Insyirah 7 kali. Setelah itu, berdoalah dengan sungguh-sungguh dan lanjutkan kehidupan dengan usaha yang baik.
Semoga dengan memperbanyak ibadah, doa, membaca Al-Qur'an, serta melakukan ikhtiar yang halal, Allah SWT memberikan kemudahan dalam setiap urusan, melapangkan rezeki, memberikan keberkahan pada harta, dan menunjukkan jalan terbaik dalam mewujudkan setiap kebutuhan. Apa pun hasilnya, tetaplah yakin bahwa keputusan Allah SWT adalah yang terbaik bagi setiap hamba-Nya.
