Amalan Ya Fattah, Ya Kariim dan Yasin Ayat 82, Waktu dan Caranya sudah saya tulis lengkap

Table of Contents

Setiap orang tentu memiliki keinginan, cita-cita, dan harapan yang ingin diwujudkan dalam kehidupannya. Ada yang sedang memohon kelancaran rezeki, kemudahan dalam pekerjaan, kelancaran usaha, terbebas dari masalah, mendapatkan rumah, kendaraan, atau memiliki cita-cita besar lainnya. Dalam Islam, seorang muslim dianjurkan untuk selalu berdoa dan memohon pertolongan hanya kepada Allah SWT.

Salah satu bentuk ikhtiar batin yang dilakukan sebagian masyarakat adalah memperbanyak dzikir dengan menyebut nama-nama Allah yang indah, kemudian membaca Surah Yasin dan berdoa memohon apa yang menjadi hajat. Di antara amalan yang populer adalah membaca Ya Fattah 100 kali, Ya Kariim 100 kali, kemudian membaca Surah Yasin ayat 82 dan mengulang lafadz "Kun Fayakun" sebanyak 11 kali, lalu menyebutkan keinginan atau hajat yang besar kepada Allah SWT.

Bacaan Ya Fattah 100 Kali

Setelah melaksanakan sholat dan menenangkan hati, bacalah dzikir:

يَا فَتَّاحُ

Ya Fattah sebanyak 100 kali.

Ya Fattah memiliki makna Yang Maha Membuka. Seorang muslim dapat menjadikan dzikir ini sebagai bentuk doa agar Allah SWT membukakan pintu-pintu kebaikan, jalan keluar dari kesulitan, peluang rezeki, serta kemudahan dalam berbagai urusan yang sedang dihadapi.

Ketika membacanya, usahakan hati tetap tenang dan tidak tergesa-gesa. Jangan hanya mengandalkan hitungan, tetapi hadirkan keyakinan bahwa Allah SWT adalah Dzat yang memiliki kekuasaan atas segala sesuatu.

Lanjutkan Ya Kariim 100 Kali

Setelah selesai membaca Ya Fattah 100 kali, lanjutkan dengan membaca:

يَا كَرِيمُ

Ya Kariim sebanyak 100 kali.

Ya Kariim berarti Yang Maha Pemurah atau Yang Maha Mulia. Membaca dzikir ini dapat menjadi sarana untuk mengingat kemurahan dan kebesaran Allah SWT. Seorang hamba boleh memohon agar Allah memberikan rezeki yang halal, keberkahan dalam pekerjaan, kemudahan dalam usaha, serta kebaikan untuk dirinya dan keluarganya.

Membaca Yasin Ayat 82

Setelah membaca Ya Fattah 100 kali dan Ya Kariim 100 kali, dilanjutkan dengan membaca Surah Yasin. Ketika sampai pada ayat 82, perhatikan bagian ayat yang berbunyi:

إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ

Artinya: "Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, 'Jadilah!' Maka jadilah sesuatu itu."

Pada lafadz "كُنْ فَيَكُونُ" atau "Kun Fayakun", dalam praktik amalan yang dimaksud, dibaca sebanyak 11 kali. Setelah selesai membaca 11 kali, lanjutkan dengan menyampaikan keinginan atau hajat besar kepada Allah SWT.

Setelah Kun Fayakun, Sampaikan Hajat

Setelah membaca "Kun Fayakun" sebanyak 11 kali, tundukkan hati dan berdoalah kepada Allah. Sebutkan keinginan yang ingin dicapai dengan bahasa yang mudah dipahami. Misalnya memohon agar Allah memberikan kelancaran usaha, membuka pintu rezeki, melunasi utang, memberikan pekerjaan yang baik, memudahkan urusan keluarga, atau mengabulkan cita-cita yang sedang diperjuangkan.

Berdoalah dengan penuh kerendahan hati. Jangan merasa bahwa bacaan tertentu dapat memaksa Allah mengabulkan keinginan. Semua hasil tetap berada dalam kehendak Allah SWT. Bisa jadi sesuatu yang kita inginkan diberikan segera, ditunda sampai waktu yang lebih baik, atau diganti dengan sesuatu yang lebih bermanfaat.

Waktu Mengamalkan

Dalam praktik yang beredar di masyarakat, amalan ini dapat dilakukan pada beberapa waktu tertentu. Salah satunya adalah Rabu Wekasan setelah sholat Tahajud. Selain itu, pada hari biasa dapat diamalkan pada malam Jumat atau setiap tanggal 7 setiap bulan.

Waktu tersebut merupakan pilihan dalam praktik amalan masyarakat dan bukan waktu wajib yang ditetapkan oleh syariat untuk membaca rangkaian dzikir ini. Karena itu, jangan menganggap bahwa amalan hanya boleh dilakukan pada waktu tersebut. Dzikir dan doa kepada Allah pada dasarnya dapat dilakukan kapan saja selama tidak bertentangan dengan ketentuan agama.

Tata Cara Singkat

Berikut urutan amalan yang dapat dilakukan:

  1. Berwudhu dan mempersiapkan diri dengan tenang.
  2. Melaksanakan sholat Tahajud apabila dilakukan pada malam hari.
  3. Membaca Ya Fattah 100 kali.
  4. Membaca Ya Kariim 100 kali.
  5. Membaca Surah Yasin.
  6. Ketika sampai pada Surah Yasin ayat 82, membaca lafadz "Kun Fayakun" 11 kali.
  7. Setelah itu, panjatkan doa dan sebutkan hajat atau keinginan besar yang sedang diharapkan.
  8. Tutup dengan doa dan serahkan hasilnya sepenuhnya kepada Allah SWT.

Jangan Tinggalkan Ikhtiar Lahir

Amalan dzikir dan doa sebaiknya tidak dipisahkan dari usaha nyata. Jika menginginkan rezeki, tetaplah bekerja dan berusaha. Jika memiliki usaha, tingkatkan pelayanan dan kejujuran. Jika ingin mendapatkan pekerjaan, teruslah mencari dan memperbaiki kemampuan. Jika memiliki utang, berusaha mencari jalan untuk membayarnya.

Dzikir adalah bentuk penghambaan dan doa kepada Allah, sedangkan usaha merupakan bagian dari ikhtiar manusia. Keduanya dapat berjalan bersama. Yang terpenting adalah menjaga niat, memperbanyak doa, tidak berputus asa, serta selalu mencari rezeki melalui jalan yang halal.

Penutup

Amalan membaca Ya Fattah 100 kali, Ya Kariim 100 kali, kemudian Yasin ayat 82 dengan lafadz "Kun Fayakun" 11 kali dapat dijadikan sarana untuk memperbanyak dzikir dan memohon pertolongan Allah SWT. Setelah membaca "Kun Fayakun", sampaikan hajat dengan penuh keyakinan, kerendahan hati, dan tawakal.

Jika ingin mengamalkannya pada Rabu Wekasan setelah Tahajud, malam Jumat, atau setiap tanggal 7, jadikan waktu tersebut sebagai kesempatan untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah, bukan sebagai kewajiban agama yang harus dilakukan. Sebab Allah SWT dapat mendengar doa hamba-Nya kapan saja.

Semoga setiap doa yang dipanjatkan mendapatkan jawaban terbaik dari Allah SWT, diberikan rezeki yang halal dan berkah, dimudahkan segala urusan, serta diberikan kekuatan untuk terus berusaha dan bertawakal. Aamiin ya Rabbal 'alamin.