GAK MAIN MAIN!! SATU DZIKIR DARI RASULULLAH, BISA JADI OBAT BAGI 99 PENYAKIT DAN PENOLAK KEMISKINAN

Table of Contents

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Setiap orang tentu mendambakan hidup yang sehat, tubuh yang kuat, hati yang tenang, serta rezeki yang berkah. Islam mengajarkan bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan dengan mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, dan beristirahat yang cukup, tetapi juga dengan memperbanyak doa dan dzikir yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Kesehatan merupakan nikmat yang sangat besar dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk selalu memohon kesehatan kepada-Nya sekaligus berikhtiar menjaga tubuh dengan sebaik-baiknya.

Dalam artikel ini kita akan membahas dua amalan yang sangat dianjurkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, yaitu doa memohon kesehatan dan dzikir hauqalah yang memiliki keutamaan luar biasa.

1. Doa Rasulullah untuk Memohon Kesehatan

Diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud bahwa Abu Bakrah radhiyallahu 'anhu senantiasa membaca doa berikut setiap pagi dan petang. Ketika ditanya alasannya, beliau menjawab bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam selalu membacanya sehingga beliau pun mengikuti kebiasaan tersebut.

Berikut doa yang diajarkan Rasulullah:

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Latin:

Allahumma 'afini fi badani, Allahumma 'afini fi sam'i, Allahumma 'afini fi bashari, Allahumma inni a'udzu bika minal kufri wal faqri, Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabil qabri, laa ilaaha illa anta.

Artinya:

"Ya Allah, sehatkanlah tubuhku. Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah, sehatkanlah penglihatanku. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kefakiran. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau."

Doa ini dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali pada waktu pagi dan tiga kali pada waktu sore. Banyak ulama juga menganjurkan membacanya setelah salat sebagai bentuk ikhtiar memohon kesehatan dan perlindungan kepada Allah.

2. Dzikir Hauqalah yang Memiliki Keutamaan Luar Biasa

Amalan kedua yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak membaca dzikir hauqalah, yaitu:

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ

Latin:

Laa haula wa laa quwwata illaa billahil 'aliyyil 'azhiim.

Artinya:

"Tidak ada daya dan tidak ada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."

Dzikir ini merupakan ungkapan kepasrahan total kepada Allah. Seorang hamba mengakui bahwa semua kekuatan, kemampuan, dan pertolongan hanyalah berasal dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Makna Hauqalah Menurut Para Ulama

Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu menjelaskan bahwa tidak ada kekuatan untuk meninggalkan maksiat kecuali dengan pertolongan Allah, dan tidak ada kemampuan menjalankan ketaatan kecuali atas izin-Nya.

Imam An-Nawawi juga menerangkan bahwa kalimat hauqalah adalah bentuk kepasrahan seorang hamba kepada Allah. Seorang manusia tidak memiliki kemampuan untuk menolak keburukan maupun mendatangkan kebaikan kecuali dengan kehendak Allah.

Keutamaan Membaca Hauqalah

Banyak hadis dan atsar ulama menjelaskan besarnya keutamaan dzikir ini, di antaranya:

  • Termasuk salah satu perbendaharaan surga (kanzun min kunuzil jannah).
  • Dapat menjadi sebab diangkatnya berbagai kesulitan dan kegelisahan.
  • Disebut dalam beberapa riwayat sebagai obat bagi 99 penyakit, dan yang paling ringan adalah kegelisahan hati.
  • Dalam beberapa riwayat disebutkan dapat menjadi sebab terhindar dari kefakiran apabila diamalkan secara istiqamah.
  • Sebagian ulama juga menyebutkan bahwa memperbanyak hauqalah menjadi sebab Allah membukakan jalan keluar dari berbagai kesempitan hidup.

Perlu dipahami bahwa berbagai keutamaan tersebut berasal dari sejumlah riwayat yang tingkat kekuatannya berbeda-beda. Karena itu, hendaknya seorang muslim tetap menjadikan dzikir ini sebagai bentuk ibadah dan pengharapan kepada Allah, sembari tetap berikhtiar dalam urusan kesehatan, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari.

Cara Mengamalkannya

Agar memperoleh keberkahan dari dzikir ini, biasakan membaca:

  • Setelah selesai salat fardu.
  • Saat pagi dan petang.
  • Ketika menghadapi kesulitan atau kegelisahan.
  • Saat merasa lemah dan membutuhkan pertolongan Allah.
  • Perbanyak membacanya setiap hari dengan penuh keyakinan dan keikhlasan.

Yang paling penting adalah menjaga keistiqamahan. Amalan yang sedikit namun dilakukan terus-menerus lebih dicintai Allah daripada amalan yang banyak tetapi hanya sesekali.

Penutup

Kesehatan, ketenangan hati, dan kelapangan rezeki merupakan nikmat yang hanya Allah mampu berikan. Oleh sebab itu, selain menjaga pola hidup sehat, hendaknya kita senantiasa memperbanyak doa dan dzikir yang diajarkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kesehatan lahir dan batin kepada kita semua, mengangkat segala penyakit, melapangkan rezeki yang halal dan berkah, menjauhkan kita dari kefakiran, serta menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang istiqamah dalam berdzikir.

Aamiin ya Rabbal 'Alamiin.