Doa Agung dari Kitab An-Nawadir untuk Menagih Hutang, Dapat Kerjaan, Melariskan Dagangan
Dalam kehidupan sehari-hari, setiap muslim tentu pernah menghadapi berbagai kesulitan. Ada yang kesulitan menagih utang, menghadapi orang yang keras hati, berurusan dengan atasan, atau memiliki persoalan dengan seseorang yang sedang marah. Islam mengajarkan agar setiap kesulitan dihadapi dengan doa, ikhtiar, dan tawakal kepada Allah SWT.
Salah satu doa yang dikenal di kalangan ulama tercantum dalam Kitab An-Nawadir halaman 172. Doa ini diamalkan sebagai wasilah untuk memohon kepada Allah agar diberikan kemudahan dalam berbagai urusan. Perlu dipahami bahwa yang mengabulkan doa hanyalah Allah SWT. Adapun doa hanyalah bentuk penghambaan dan permohonan seorang hamba kepada Rabb-nya.
Keutamaan Mengamalkan Doa
Dengan izin Allah SWT, doa ini sering diamalkan sebagai ikhtiar dalam beberapa keadaan berikut.
- Memohon kemudahan saat menagih utang kepada orang yang sulit membayar, agar Allah melembutkan hatinya sehingga tergerak untuk menunaikan kewajibannya.
- Memohon kelancaran hajat, seperti saat melamar pekerjaan, menghadap pimpinan, atau mengurus suatu keperluan penting.
- Berdoa agar Allah melembutkan hati seseorang yang sedang marah, membenci, atau bersikap kasar kepada kita sehingga hubungan menjadi lebih baik.
Inti dari amalan ini bukan untuk memaksa kehendak orang lain, melainkan memohon kepada Allah agar Dia memberikan jalan terbaik, melunakkan hati pihak yang bersangkutan apabila hal tersebut membawa kebaikan menurut kehendak-Nya.
Tata Cara Mengamalkan
Amalan ini dianjurkan dilakukan dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan.
- Diamalkan minimal selama 3 malam berturut-turut, dan lebih baik jika dilakukan selama 7 malam.
- Waktu yang dianjurkan adalah saat sepertiga malam terakhir, sekitar pukul 02.00 hingga 03.00.
- Melaksanakan salat sunnah hajat sebanyak 2 atau 4 rakaat.
- Membaca tawasul sesuai yang dihafal.
- Membaca Surah Al-Fatihah sebanyak 7 kali atau 49 kali. Pada setiap bacaan Al-Fatihah, ayat iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn diulang sebanyak 7 kali sambil menghadirkan hajat yang dipanjatkan kepada Allah.
- Membaca doa berikut sebanyak 313 kali, atau 111 kali, atau 77 kali.
Doa
اللَّهُمَّ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْكَبِيرُ، وَأَنَا عَبْدُكَ الذَّلِيلُ الضَّعِيفُ، الَّذِي لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ.
اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِي (يُذْكَرُ اسْمُ الشَّخْصِ الْمَقْصُودِ) كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوسَى، وَلَيِّنْ لِي قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيدَ لِدَاوُدَ، فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ، نَاصِيَتُهُ فِي قَبْضَتِكَ، وَقَلْبُهُ فِي يَدِكَ، جَلَّ ثَنَاؤُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Arti Doa
"Ya Allah, Engkau Maha Perkasa lagi Maha Agung. Sedangkan aku adalah hamba-Mu yang hina dan lemah, yang tidak memiliki daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Mu. Ya Allah, tundukkanlah untukku (sebutkan nama orang yang dituju) sebagaimana Engkau telah menundukkan Fir'aun kepada Nabi Musa. Lembutkanlah hatinya kepadaku sebagaimana Engkau telah melunakkan besi bagi Nabi Dawud. Sesungguhnya ia tidak dapat berkata dan bertindak kecuali dengan izin-Mu. Ubun-ubunnya berada dalam genggaman-Mu dan hatinya berada di bawah kekuasaan-Mu. Maha Agung pujian bagi wajah-Mu, wahai Zat Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."
Penutup Amalan
Setelah selesai membaca doa tersebut, tutuplah dengan doa menggunakan bahasa sendiri. Sampaikan seluruh harapan kepada Allah SWT agar diberikan jalan keluar terbaik, dimudahkan segala urusan, serta dilembutkan hati orang yang berkaitan dengan urusan kita apabila hal itu merupakan kebaikan menurut kehendak-Nya.
Perlu diingat bahwa doa bukanlah jaminan untuk mengendalikan kehendak orang lain. Seorang muslim tetap harus menempuh cara-cara yang halal, menjaga akhlak, menunaikan kewajiban, dan bertawakal kepada Allah SWT. Apabila yang dimohonkan memang baik bagi agama dan kehidupan kita, maka Allah Maha Kuasa untuk memberikan jalan yang tidak pernah disangka-sangka.
Semoga doa yang bersumber dari Kitab An-Nawadir ini dapat menjadi salah satu ikhtiar yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Perbanyak istighfar, salawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta perbaiki hubungan dengan sesama manusia agar doa semakin mudah dikabulkan oleh Allah sesuai hikmah dan rahmat-Nya. Aamiin.
