Tabungan Habis & Orang Tua Tetap Berseteru El Rumi Sarankan Dul Menikah Di KUA Saja | SELEB ON NEWS
Tabungan Habis & Orang Tua Tetap Berseteru El Rumi Sarankan Dul Menikah Di KUA Saja | SELEB ON NEWS
Sering-sering dan yang lama ya, lebih lama dari yang pernah Bunda lakukan. Karena Bunda tidak bisa melakukan itu sampai hari ini. Di usiamu yang baru 8 tahun, kita pernah harus berpisah. Tapi berpisah untuk sementara waktu itu, sayang. Dari itu Bunda belajar menjadi ibu yang tidak bisa memeluk kamu setiap hari sampai sekarang.
Pesan untuk Syifa untuk selalu memeluk L sering-sering dan yang lama ya, lebih lama dari yang pernah Bunda lakukan. Karena Bunda tidak bisa melakukan itu sampai hari ini. Di usiamu yang baru 8 tahun, kita pernah harus berpisah. Tapi berpisah untuk sementara waktu itu, sayang. Dari itu, Bunda belajar menjadi ibu yang tidak bisa memeluk kamu setiap hari sampai sekarang.
Itulah pesan yang disampaikan Maya Estianti kepada Sifa Haju yang resmi menjadi istri dari El Rumi. Tak disangka kata-kata Maya itu justru jadi pemicu pecahnya lagi perang mantan Pasutri Ahmad Dani versus Maya Estianti. Seolah tersinggung dan tersindir dengan kalimat maya, Dani pun membalasnya lewat postingan di media sosial. Laki-laki beneran harus dididik ayah yang juga laki-laki beneran.
Tak hanya itu saja, Dani juga menuliskan pernyataan berdasarkan hadis riwayat Ibnu Majah dan Abu Daud. Kalau anak laki-laki adalah milik ayahnya. Untuk kedua kalinya, Dani versus Maya berseteru di momen pernikahan anak kandung. Pokoknya saya sudah berhasil mendidik L, mendidik Al untuk e masuk ke dalam panggung berikutnya yaitu panggung rumah tangga.
Ya, kontroversi demi kontroversi memang mengiringi cerita bahagia pernikahan Elrumi dan Sifahaju. Selain konflik Dani Maya, publik juga dikagetkan dengan ketidakhadiran ayah kandung Sifahaju Martinusirono saat akad maupun resepsi. Alhasil L mengucap ijab kabul dengan wali hakim 2026 Pon Sterling dan emas menjadi mahar L kepada Sifa.
Untuk tamu undangan yang hadir, Elsifa memberikan souvenir berupa tumbler dan logam mulia seberat 0,2 gr. Saya terima nikahnya dan kawinnya Syifa Safira Nur Aisyah binti Martinus Yudirono dengan mas kawin tersebut dibayar tunai. Alhamdulillah barakallah. Resepsi ini lebih besar daripada resepsinya Al.
Tapi ya jauh lebih kecil daripada punduh mantunya Rumi dan si Fahaju sadar betul pernikahannya bakal jadi sorotan. Mulai dari ketidakhadiran ayah kandung Syifa sampai potensi perang Ahmad Dani Maya Estianti. Belajar dari pengalaman pernikahan sang kakak Alghazali, L tidak mau ada acara ngunduh mantu yang dibiayai Dani maupun Maya. L hanya mau pesta nikah. Sekali saja dan pakai biaya sendiri.
Yang ada di bayangan aku penginnya sih intimate sacred dikelilingin sama orang-orang yang benar-benar aku sayang. gitu. L adalah sebenarnya tidak pernah ngerepotin orang tua. Alhamdulillah selama kami membesarkan dari kecil sampai besar tidak ada satupun hal yang merepotkan kami.
Kamu juga yang paling rewel, paling banyak nanya, cerewet, usil, aktif banget, tapi banyak ide, tapi juga paling perhatian ke kakak, adik, dan orang tua. Ini kan kalau yang kemarin kan unduh mantu ini kan bukan unduh mantu. Lebih santai kan kan. Heeh. Heeh. Kan enggak ada enggak ada ngunduh mantu. Kalau ngunduh mantu kan saya semua.
Niat hati tidak mau ada drama keluarga di hari sakral pernikahan tapi faktanya tetap ada. Elrumi pun menyarankan kepada adiknya Dul Jailani agar kalau menikah nanti di masjid dan KUA saja.
Udah dulu di masjid KU itu enak gak pakai ribet semoga tidak terbaiknya cantik amin semallah jaga pernikahannya sampai akhir hayat nanti sampai surga ya sebelumnya amin mudah-mudahan pernikahan mereka akan selalu bahagiauh berkah dan tadi di acara semua tamu-tamu itu kelihatan happy banget dan
Mereka juga banget. Bahagia bangetlah. Terharu karena kan aku termasuk teman dari kecil ya. Ibu ambil apa. Aku yang bayar. Dua aja beli banyak boleh loh. Bu sukses bikin geger publik lewat operasi hidung yang membuat Ria Ricis girang bukan kepalang. Ternyata kaburnya Ricis ke Turki tak hanya sekedar healing, tapi diam-diam juga melakukan permak hidung.
Entah apa alasan Ricis melakukannya, yang pasti kini hidungnya lebih mancung dan membuatnya makin cantik. Tak heran banyak yang pangling dan memuji wajah ibu Moana itu. Ricis pun jadi royal ke siapapun. Royal senyuman juga makin royal bagi-bagi cuan. Ada yang bilang gini, lama tidak terdengar, lama enggak muncul tiba-tiba posting hidung baru, Cis. Posting yang banyak.
Mumpung masih bengkak, nanti sebulan lagi kempes. Enggak apa-apa. Tapi aku lihatnya lucu-lucuan aja. Hari ini aku mau cek harga kue pasar. Berapa bawa duit ya. Rp10 juta cukup enggak. Banyak banyakan. Udah siapin. Bagi-bagi lagi aja enggak sih. Pedagang pasar subuh di Senin, Jakarta Pusat dan para pembeli kemarin ketiban durian runtuh. Ricis benar-benar jor-joran traktir ibu-ibu beli kue.
Harga kue subuh yang murah meriah bikin Ricis kaget dan tak pernah minta uang kembalian. Alhasil, pasar subuh jadi rusuh. Semua orang jadi pengen ditakti Ricis. Kita belanja kue yuk. Ibu mau belanja kue enggak. Ya udah belanja. Belanja lagi yuk. Ayo. Emang emang beli satuan bisa. Kayaknya satunya R2. 500. Ibu ambil apa. Aku yang bayar. Dua aja. Beli banyak boleh loh, Bu. 32 ya. Ya. Nah, ini kembalinya ambil aja.
Enggak usah, enggak usah kembalinya, enggak usah. Udah ngitungnya sama donat 34. 000. Rp34. 000. Murah banget. Murah banget itu. Eh, enggak usah dibayar yang borong berapa. Dibayar ya. Udah balikin duitnya 800. Balikin ini aku ganti. Masyaallah. Balikin dulu. Tapi semua ibu-ibu mau ditraktir Ricis. Ada juga seorang ibu yang menolak karena Bangling melihat wajah Ricis. Kakak mau beli apa nanti. Hidung baru.
Mau beli apa, Kak. Aku iya masih baru. Mau beli apa, Kak. Oh, kakak enggak mau beli. Oh, ya udah. Iya, tentunya Ricis semakin bahagia. Semua orang memuji hidung barunya. Tinggal sang ibunda yang belum. Makanya Ricis undang langsung ibunya ke rumah. Bilangnya sih minta masakin menu kesukaan Ricis seaktu kecil. Tapi sebenarnya Ricis mau pamer hidung baru made in Turkinya. Lantas apa reaksi Ibunda Ricit.
Lagi di dapur ini. Cantik kan aku sekarang. Iya. Adiknya ibu ya. Adiknya Ibu. Dengar Bu. Wangi apa tuh Bu. Sudah bisa napas maksudnya. Oke, hari ini saya bisa cium-cium nih tadi. Bisa kata siapa. Oke, guys. Hari ini aku dan Ibu Yunifa akan masak makanan masa kecil. Ini akan ditonton sama ratusan ribu orang. Jadi, kita harus wise. Tunggu ya. Harus dewasa. Ini belum panas. Kata-katain ya, Bu.
Sumber artikel dari transkip video di atas.